Sabtu, 12 Agustus 2017

Asta Buju' Desa Aeng Tong-Tong

Asta Buju’ Desa Aeng Tong-Tong


  1. Asta Agung:  merupakan makam dari odeng dari seorang tokoh yang bernama Bujuk Diran,    tokoh tersebut merupakan seorang  petapa jalan yang pernah bertemu dengan guru Agung.
  2. Asta Duwek:  yaitu orang pertama yang membabat Aeng Tongtong atau orang yang mengawali untuk tinggal di desa Aeng Tongtong, orang tersebut bernama Bujuk Duwek. 
  3. Asta Asri : yaitu makam dari panglima raja Sumenep
  4. Asta Serna:  yaitu makam dari guru raja Sumenep yang  bernama Bujuk Serna, bahkan beliau tidak  pernah diketahui jika ikut  serta dalam perang ke Aceh pada zama dulu, bahkan diduga saat pergi ke Aceh Bujuk Serna datang dengan cara terbang.
  5. Asta Jimat: yaitu makam pangeran Jimat,  pangeran tersebut adalah tukang pandhe, bukti tanah pertikaian, tokoh yang sangat berperan
  6. Asta Mariyah: yaitu makam dari Mariyah yaitu mumpuni di desa Aeng Tongtong
  7. Bujuk Gendis: yaitu peralatan kuno yan ada di Desa Aeng Tongtong seperti tombak yang terdapat tulisan arab, namun tombak tersebut telah dicuri oleh seseorang.  Peninggalan yang lain yaitu peralatan makan yang masih kuno dan peralatan ini mempunyai kelebihan yaitu dapat membuat makanan tidak mudah cepat basi.


Pembuatan Souvenir Kaos Khas Aeng Tong-tong

Pembuatan souvenir kaos khas Aeng Tongtong sebenarnya adalah tindak lanjut dari kegiatan pembuatan Website resmi desa. Tujuannya adalah sama-sama sebagai media promosi Desa Aeng Tongtong selaku desa sentra pengrajin keris. Sebelum ide pembuatan kaos ini dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan observasi kepada beberapa tokoh masyarakat guna mengetahui apakah sudah ada langkah masyarakat yang membuat kaos khas Aeng Tongtong. Dari jawaban yang diberikan oleh tokoh masyarakat, serta pengakuan dari Bapak Kepala Desa bahwa sampai saat ini belum ada langkah nyata untuk pembuatan kaos khas Aeng Tongtong, sehingga ide dari teman-teman KKN disambut sangat antusias oleh tokoh masyarakat beserta warga.

Ide pembuatan kaos khas Aeng Tongtong ini juga didasari oleh beberapa alasan. Pertama kaos adalah media yang paling tepat untuk dijadikan media promosi desa sentra keris karena kaos mampu dijangkau oleh semua kalangan. Kedua kaos adalah souvenir tahan lama yang tidak ada masa kadaluwarsanya, berbeda dengan produk makanan yang memiliki keterbatasan waktu atau kadaluwarsa. Ketiga kaos sangat tepat untuk dijadikan media promosi karena saat dipakai, orang akan cenderung penasaran dan mendorong orang lain untuk mengetahui lebih jauh dan secara tidak langsung akan menarik perhatian konsumen untuk ikut membeli dan mengunjungi desa Aeng Tongtong. 

Ide pembuatan souvenir kaos khas Aeng Tongtong selanjutnya dikordinasikan dengan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Sumenep. Kordinasi ini dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2017 di kantor Disperindag Kabupaten Sumenep. Tidak disangka ternyata respon Disperindag mengenai ide teman-teman KKN disambut sangat baik dan bersedia untuk mengkordinasikan dengan pusat oleh-oleh di Sumenep seperti Wiraraja dan pusat oleh-oleh lainnya untuk pemasaran souvenir kaos tersebut. Bahkan dari Disperindag memberikan masukan yang sangat berarti bagi kami teman-teman KKN dan masyarakat desa Aeng Tong-tong untuk membuat proposal bantuan peralatan sablon kaos untuk anggaran 2018 sehingga diharapkan masyarakat desa Aeng Tongtong dapat memproduksi dan berwirausaha dengan menggunakan bantuan alat dari Disperindag.


Promosi Potensi Desa Aeng Tong-Tong Melalui Website dan Media Sosial

Desa Aeng Tongtong merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura, desa ini salah satu desa yag mempunyai banyak potensi, mulai dari potensi sumber daya alam, budaya, dan sejarah yang dapat dieksplore. Potensi sumber daya alam meliputi kebun kelapa, tembakau, asem dan cabe jamu, untuk potensi budaya yaitu adanya pengrajin keris di desa tersebut, bahkan mayoritas penduduk di desa Aeng Tongtong berprofesi sebagai pengrajin keris, keris yang mereka jual mampu menembus pasar internasional, tak jarang mereka mendapatkan pesanan dari Cina, bahkan ada yang sampai datang langsung ke desa untuk melihat proses pembuatan keris secara langsung, sedangkan untuk sejarah adalah adanya sebuah batu besat bernama batu kerbui dan sejarah awal pembuatan keris di desa Aeng Tongtong.
Namun, potensi yang ada belum  bisa dimaksimalkan oleh penduduk desa baik potensi alam, budaya dan sejarahnya. Inilah yang membuat penduduk desa Aeng Tongtong masih belum bisa berkembang sepenuhnya, karena selama ini penduduk desa hanya terfokus pada kerajinan pembuatan keris yang menurut mereka lebih banyak menghasilkan keuntungan, namun cara pemasaran mereka hanya lewat media sosial facebook, ke pasar dengan cara menawarkan ke teman-teman atau menjual ke luar kota, sedangkan untuk potensi lainnya masyarakat desa hanya membiarkannya, seperti banyaknya kelapa di desa hanya dibiarkan saat telah berbuah, asem dan tembakau yang hanya dijual ke tengkulak, cabe jamu yang tumbuh di halaman rumah hanya dibiarkan tanpa dimanfaatkan kelebihannya, ditambah lagi pemandangan alam desa Aeng Tongtong yang cukup asri, karena letak di desa yang berada di perbukitan.
Dari sinilah inisiatif langkah promosi diperluas dengan pembuatan Instagram dan Website desa, karena cara tersebut merupakan upaya promosi dengan mengikuti perkembangan teknologi sekarang yang makin maju, disisi lain promosi ini adalah bagian dari persaingan dalam memperkenalkan sebuah wisata yang ada di Sumenep Madura. Seperti yang telah diketahui kabupaten Sumenep adalah salah satu kabupten yang ada di Madura yang kaya dengan wisata, yang telah terkenal seperti Pantai Lombang, Pantai Sembilan, Gili Labak, dan wisata lainnya. Maka dari situ, adanya sentra keris di desa Aeng Tongtong Sumenep seharusnya juga mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan diri, selain dari cara yang masih dianggap tradisional dan melupakan potensi lain yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setempat desa Aeng TongTong.Promosi yang dilakukan secara estafet dimulai dari pembuatan Instagram dengan nama pengguna  aengtontong_sumenep dalam postingannya tersebut menampilkan beberapa kondisi alam, berbagai hasil kerajinan keris, dan sumber daya alam yang ada di desa Aeng Tongtong, dengan postingan tersebut maka jati diri desa akan dikenal seluruh dunia khususnya pengguna Instagram akan mengatahui bahwa di Indonesia, khususnya di Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura.
Selanjutnya pembuatan website desa Aeng Tongtong dengan tujuannya adalah untuk mempromosikan  potensi desa secara resmi, mempublikasikan keberadaan Desa Aeng Tongtong keseluruh dunia, menginformasikan profil desa, untuk pasar desa online yang dapat menyajikan seluruh hasil kerajinan keris desa. Inilah mengapa desa Aeng Tongtong memilih website sebagai promosi desa, selain dampak positif yang diberikan website sangat berguna bagi Desa Aeng Tongtong untuk sekarang ini dan untuk kemudahan komunikasi bagi masyrakat luar dengan desa Aeng Tongtong.aengtongtong.desa.id