Jumat, 10 Januari 2020

Malam Inagurasi KKN 10 UTM dan Pelantikan Karang Taruna “Ujung Gunung” Desa Aeng Tongtong

Sambutan Kepala Desa Aeng Tongtong Hadi Sudirfan, S.Pd.I

      Kamis, 9 Januari 2020.- Pelaksanaan kegiatan malam inagurasi KKN 10 UTM dan Pelantikan Karang Taruna Desa Aeng Tongtong. Malam inagurasi merupakan malam puncak dari semua kegiatan yang telah dilakukan oleh Mahasiswa KKN 10 Universitas Trunojoyo Madura selama masa pengabdiannya di Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saroggi, Kab. Sumenep tahun 2020. Malam inagurasi tersebut merupakan sebuah kegiatan yang di gelar oleh mahasiswa KKN 10 UTM sebagai rasa terimakasih kepada masyarakat dan kepada kepala Desa Aeng Tongtong yang telah memberi tempat tinggal serta mendukung kegiatan program kerja KKN 10 UTM serta mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat.
      Susunan acara pada kegiatan tersebut yaitu sambutan dari ketua pelaksana dan kepala desa, kemudian pelantikan karang taruna “Ujung Gunung”, lalu pembagian hadiah pemenang lomba dan dan terahir adalah hiburan. Untuk acara hiburan dimeriahkan langsung oleh OG. EL ZHERA (Pimpinan : Abhenk Arizona). Antusias masyarakat desa aeng tongtong untuk menghadiri kegiatan tersebut sangat tinggi. Terbukti dengan hadirnya  Kepala Desa Aeng Tongtong, tamu undangan, karang taruna ujung gunung, mahasiswa KKN 10 UTM serta Masyarakat Desa Aeng Tongtong.



Antusias Masyarakat serta tamu undangan dalam 
menghadiri Malam Inagurasi dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna Ujung Gunung

      Dalam acara pelantikan pengurus karang taruna ujung gunung, pengurus karang taruna dilantik oleh Kepala Desa Aeng Tongtong Hadi Sudirfan, S.Pd.I. Pembentukan karang taruna tersebut agar ikut ambil peran dalam pelaksanaan pembangunan diwilayah Desa Aeng Tongtong. Dengan harapan Karang Taruna “Ujung Gunung” dapat turut serta mengawal dan mendukung program dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan, dan kegiatan-kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Aeng Tongtong.


Prosesi Pelantikan Pengurus Karang Taruna "Ujung Gunung"  oleh Hadi Sudirfan, S.Pd.I

Penampilan hiburan oleh OG. EL ZHERA (Pimpinan : Abhenk Arizona)




Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM

Kamis, 09 Januari 2020

Pengenalan Produk Teknologi Tepat Guna dan Pemanfaatan Daun Kelor menjadi Kripik Kelor kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa KKN 10 UTM

Sosialisasi pengenalan teknologi tepat guna dan pembuatan keripik kelor

      Mahasiswa KKN 10 UTM mengenalkan produk teknologi  tepat guna  dan memanfaatkan potensi lokal daun kelor menjadi makanan yang dapat memiliki nilai jual yang tinggi. Teknologi tepat guna merupakan suatu alternatif yang dilakukan untuk mempermudah suatu hal. Pada desa aeng tongtong, mayoritas masyarakatnya selain pengerajin keris adalah sebagai petani. Selain itu, pada desa tersebut terdapat banyak tanaman kelor. Daun kelor memiliki banyak manfaat untuk tubuh, misalnya menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah dalam tubuh dan masih banyak manfaat daun kelor lainnya.
      Kegiatan mengenalkan produk teknologi  tepat guna dan pelatihan mengolah daun kelor menjadi kripik kelor kepada masyarakat dilaksanakan pada 7 januari 2020. Kegiatan tersebut  bertempat pada salah satu rumah masyarakat desa aeng tongtong. Pada kegiatan ini dihadiri oleh ibu novi (ibu kepala desa aeng tongtong) dan juga ibu-ibu masyarakat desa aeng tongtong.
      Kegiatan mengenalkan produk teknologi  tepat guna dan pelatihan mengolah daun kelor menjadi kripik kelor mendapat perhatian ibu-ibu. Produk teknologi tepat guna yang dikenalkan yaitu pembuatan dan penggunaan hidroponik dalam menanam sayuran. Penggunaan hidroponik bertujuan untuk membantu ibu-ibu dalam menanam berbagai macam sayuran dalam area yang kecil.
Rancangan Hidroponik 

Praktik pembuatan kripik kelor

      Kemudian pengolahan daun kelor ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman ibu-ibu tentang cara memanfaatkan daun kelor menjadi makanan yang memiliki daya jual yang tinggi. Kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif kepada ibu-ibu di desa Aeng Tong tong. Salah satunya adalah memberikan pengalaman baru, karena mayoritas mata pencarian warga di desa aeng tongtong adalah pengerajin keris. Mahasiswa KKN 10 UTM berharap agar kegiatan tersebut menghasilkan dampak yang baik yakni memberikan solusi penanaman sayuran pada area yang kecil dan mampu bersaing dalam dunia usaha makanan dengan memanfaatkan potensi daun kelor di Desa Aeng Tong tong.
Antusias ibu-ibu dalam mendengarkan penjelasan saat sosialisasi



Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM

Selasa, 07 Januari 2020

Sadar dengan Pendidikan, Mahasiswa KKN 10 UTM Desa Aeng Tongtong Mendatangkan Mobil Pintar dari Perpusda Kab. Semenep

Antusias Guru, Siswa dan Mahasiswa KKN 10 UTM dalam mencari buku di mobil pintar

      Aeng Tongtong 6 Januari 2020, mahasiswa KKN 10 UTM Desa Aeng Tongtong bekerjasama dengan Perpusda Kabupaten Sumenep dan SDN Aeng Tongtong mendatangkan mobil pintar untuk menyediakan literasi berupa buku-buku bacaan khusunya untuk siswa SD. Buku-buku tersebut dikemas berbentuk perpustakaan mini didalam mobil.  Hal tersebut disampaikan Koordinator Desa KKN 10 UTM Mustaqim Bin Tawi.
      Mendatangkan mobil pintar tersebut merupakan salah satu kegiatan dari gubuk literasi yang di selenggarakan oleh mahasiswa KKN 10 UTM. Gubuk literasi tersebut merupakan program dari mahasiswa KKN 10 UTM yang pelaksanaannya ditempatkan dalam beberapa gubuk yang ada di Desa Aeng Tongtong. Kegiatan gubuk literasi ini berupa belajar bersama disetiap sore hari dengan anak-anak Desa Aeng Tongtong. Terdapat satu mobil pintar didatangkan yang membawa buku-buku bacaan ke SDN Aeng Tongtong. Mobil tersebut didatangkan dari Perpusda Kabupaten Sumenep. Tepat senin pagi, 6 januari 2020 mobil pintar tersebut sampai ke SDN Aeng Tongtong.
      Kedatangan mobil pintar tersebut disambut dengan gembira oleh guru-guru, mahasiswa akkn 10 UTM dan juga siswa SDN Aeng Tongtong. Dengan antusias yang tinggi, siswa SDN Aeng Tongtong memilih buku yang ada didalam perpustakaan mini tersebut untuk dibaca. Tidak hanya siswa saja yang membaca, guru-guru serta mahasiswa KKN 10 UTM ikut serta memilih buku kemudian membaca bersama dengan siswa SD tersebut. Selain itu mahasiswa KKN 10 UTM juga membimbing siswa SD tersebut dalam membaca buku yang mereka baca.
Antusias Siswa SDN Aeng Tongtong dalam membaca buku yang didapatkan dari mobil pintar

      Mustaqim Bin Tawi mengatakan “dengan mendatangkan mobil pintar tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih khususnya kepada siswa SD, mengingat wawasan yang luas dapat membuat siswa semakin berminat dalam belajar dan dapat menjadikan generasimuda desa aeng tong tong lebih baik”.
Photo Bersama Perpusda, Guru-guru, Siswa dan Mahasiswa KKN 10 UTM


Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM

Minggu, 05 Januari 2020

Mengabdi kepada Masyarakat, Mahasiswa UTM Bersama Kader BKL Songkem Ebhu Desa Aeng Tong Tong Mengajak Lansia Desa Aeng Tong Tong untuk Melaksanakan Doa Bersama dan Senam Lansia

      Pembentukan Bina Keluarga Lansia (BKL) di desa Aeng Tong Tong merupakan program unggulan yang mendapat dukungan dari desa Aeng Tong Tong dan pihak PKB (Penyuluhan Keluarga Berencana) kecamatan Saronggi. Pada tanggal 27 Desember 2019, mahasiswa KKN 10 UTM melakukan kegiatan pembinaan kepada kader kelompok Bina Keluarga Lansia Songkem Ebhu Desa Aeng Tong Tong dengan mendatangkan pihak PKB kecamatan Saronggi untuk mengenalkan program 7 dimensi lansia tangguh.
      Kemarin tanggal 3 Januari 2020, mahasiswa KKN 10 UTM bersama Kader Bina Keluarga Lansia Songkem Ebhu desa Aeng Tong Tong melaksanakan kegiatan dari 7 dimensi lansia tangguh diantaranya adalah dimensi spiritual, intelektual dan fisik. Mahasiswa KKN 10 UTM bersama Kader Bina Keluarga Lansia Songkem Ebhu desa Aeng Tong Tong mengemas dimensi spiritual dengan kegiatan doa bersama, dimensi intelektual dengan senam otak dan senam lansia sebagai wujud dari dimensi fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran dari lansia.
      Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu Candra Setiyawati dari Penyuluhan KB Kecamatan Saronggi, Kader Bina Keluarga Lansia Songkem Ebhu desa Aeng Tong Tong, mahasiswa KKN 10 UTM serta masyarakat lansia desa Aeng Tong Tong. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi, terbukti para lansia banyak yang hadir dan bersemangat melaksanakan doa bersama yang dipandu oleh ibu waib dan dilanjut dengan senam sehat lansia yang dipandu oleh mahasiswa KKN 10 UTM.
Pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh ibu waib


Senam lansia bersama yang dipandu oleh mahasiswa KKN 10 UTM
      Ibu Waib ketua kader kelompok BKL Songkem Ebhu desa Aeng Tong Tong mengatakan “Saya berharap semoga kegiatan Bina Keluarga Lansia ini dapat terus berlanjut dilaksanakan meski adek-adek KKN sudah selesai pengabdian di desa ini”.

Baca juga pada alamat website berikut :  https://beritalima.com/mahasiswa-utm-ajak-lansia-aeng-tong-tong-doa-bersama-dan-senam-lansia/


Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM 2019

Selasa, 24 Desember 2019

Mahasiswa KKN 10 UTM Bekerjasama dengan BKKBN, Selenggarakan Pembentukan Bina Keluarga Lansia (BKL) Di Desa Aeng Tong Tong Kec. Saronggi Kab. Sumenep

      Bina Keluarga Lansia atau biasa disebut BKL merupakan salah satu program dari BKKBN guna untuk menaungi dan membina warga yang sudah lanjut usia (lansia).  Melalui kerjasama antara mahasiswa KKN 10 UTM, perangkat desa, BKKBN kecamatan saronggi dan juga masyarakat desa aeng tongtong, kemarin pada tanggal 23 Desember 2019 telah mengadakan kegiatan pembentukan bina keluarga lansia di desa aeng tongtong. Kegiatan tersebut bertempat dirumah ibu waib yang dimulai dari pukul 15.00 – 17.00 WIB dengan jumlah warga lansia sebanyak 25 orang. Diawali sambutan dari tokoh masyarakat , koordinator desa kkn 10 UTM dan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang bina keluarga lansia oleh BKKBN kecamatan saronggi, pelaksanaan kegiatan pembentukan bkl desa aeng tongtong berjalan dengan lancar. 


  
Sambutan ibu kepala Desa Aeng Tongtong terpilih


Penyuluhan tentang bina keluarga lansia oleh BKKBN kecamatan saronggi

      Kegiatan pembentukan bina keluarga lansia desa aeng tongtong dimaksudkan untuk membentuk kader (pengurus) bina keluarga lansia desa aeng tongtong. Dalam kegiatan tersebut terbentuk kader (pengurus) bina keluarga lansia desa aeng tongtong  yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan humas. Berdasarkan musyawarah dalam kegiatan tersebut,  terpilih 4 kader Bina Keluarga Lansia yang diketuai oleh Ibu Waib. Selain itu tercetus juga nama “SONGKEM EBHU” sebagai nama kelompok Bina Keluarga Lansia desa Aeng Tong Tong. Pemberian nama Songkem Ebhu mempunyai makna yaitu bagaimana caranya agar anak patuh dan selalu berbakti kepada orangtua yang telah melahirkannya.
    
Diskusi pembentukan kader dan nama bina keluarga lansia

      Harapan terbentuknya bina keluarga lansia Songkem Ebhu desa Aeng Tong Tong adalah  kedepan desa aeng tongtong bertambah maju dan orang tua lansia terjaga kesehatannya. Menurut ibu Waib ketua kader bina keluarga lansia Songkem Ebhu desa aeng tongtong mengatakan “tujuannya dibentuknya bina keluarga lansia Songkem Ebhu yaitu untuk menjaga kesehatan ibu-ibu lansia kami di desa Aeng Tong Tong dan agar selalu terpantau sama putra putrinya ”.  



Photo bersama bina keluarga lansia songkem ebhu desa aeng tongtong



Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM 2019




Senin, 23 Desember 2019

Menumbuhkan Rasa Peduli Lebih Terhadap Ibu Anak-anak Desa Aeng Tongtong membuat Bunga dari Kain untuk Memperingati Hari Ibu

      Hari Ibu merupakan hari peringatan kepada seorang ibu dalam keluarganya. Peringatan Hari Ibu Di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Dengan memberikan kado kepada ibu, adalah suatu bentuk kepedulian seorang anak kepada ibunya. Pemberian kado tersebut merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh orang Indonesia untuk merayakan hari ibu.
      Kemarin, tanggal 22 Desember 2019 anak-anak Desa Aeng Tongtong mempuyai cara tersendiri dalam memperingati hari ibu. Melalui bimbingan dari mahasiswa KKN 10 UTM, mereka yang terdiri dari anak-anak SD bersama-sama membuat bunga dari kain. Mereka terlihat sangat semangat dalam membuat seuntai bunga kain tersebut. Dari proses pemotongan hingga proses penyusunan dan pengeleman daun bunga sampai batang bunganya mereka lakukan dengan hati-hati dan penuh dengan kegembiraan. Bunga dari kain yang sudah dibuat tersebut nantinya akan diberikan sebagai kado untuk orang tuanya masing-masing. Aksi penuh peduli ini  memberikan anak-anak agar terpacu berbuat lebih banyak lagi kegiatan untuk menyayangi ibunya masing-masing.

 Semangat anak-anak Desa Aeng Tongtong  
dalam membuat seuntai bunga kain untuk memperingati hari ibu



Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM 2019

Desa Aengtotong terpilih lagi sebagai Lokasi KKN Universitas Trunojoyo Madura Tahun 2019

      Kuliah Kerja Nyata merupakan suatu bentuk kegiatan sosial yang harus dikerjakan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Nyata atau biasa disebut KKN merupakan kuliah wajib bagi seorang mahasiswa UTM untuk menerapkan ilmu yang sudah didapat pada perkuliahan kepada masyarakat dengan harapan dapat berkontribusi memajukan sumber daya yang ada di Pulau Madura. Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep merupakan salah satu tempat pengabdian mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Desa Aeng Tongtong sendiri dibagi menjadi tiga dusun yaitu dusun Duko, dusun Endena, dan dusun Gendis. Desa Aeng Tongtong merupakan desa sentra keris terbesar di Indonesia serta sudah di akui oleh UNESCO sejak tahun 2005. Penghasilan dari kerajinan keris membuat sumber daya alam kurang diperhatikan oleh masyarakat Aeng Tongtong, maka dari itu peserta KKN membuat beberapa program kerja guna untuk memaksimalkan potensi desa selain keris.
      Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Desa Aeng Tongtong 2019 Universitas Trunojoyo Madura dihadiri oleh perangkat Desa Aeng Tongtong, Dosen Pembibing KKN dan Mahasiswa KKN. Acara tersebut dilaksanakan kemarin, tanggal 16 Desember 2019 pukul 15.00-16.30 WIB bertempat di Balai Galeri Keris Desa Aeng Tongtong dengan agenda penerimaan mahasiswa KKN Kelompok 10 oleh Pj. Desa Aeng Tongtong.

Foto bersama seusai acara pembukaan.
tengah Mustakim (Kordes KKN), kanan Bpk. Dodik (Pj. Desa Aeng Tongtong), kiri Bu April (Dosen Pembibing KKN)



Penulis:
Mahasiswa KKN 10 UTM 2019